Jumat, 17 September 2010

Tanpa Judul


Alhamdullilah 1 bulan sudah kita 
 menunaikan ibadahpuasa,sekarang kita
memasuki bulan
Syawal yang arti nya bulan peningkatan.baik amal,iman dan ketaqwaan kita harus meningkat bukan nya malah menurun.pada kesempatan ini saya kadang berpikir apakah saya ini termasuk orang yang keras kepala mau menang sendiri dan tidak mau mendengarkan nasihat, saran dan usul dari orang2 terdekat kita istri, orang tua dan sanak kerabat yang lainnya. Sudah sering istri saya mengingatkan saya, memberi masukan ini itu, menasehati ,memberi usul tapi saya tetap tak bergeming.whats wrong?
                Saya merasa menjadi orang yang egois pengen bener sendiri sakarepe dewe, am i? pernah suatu kali saya diingatkan berkali-kali untuk menutup pintu belakang klo malam oleh istri saya..malam itu memang pintu saya tutup, eh tapi esok  malam nya saya jadi lupa menutup pintu tersebut saya kena semprot oleh istri,
                 Pernah juga saya diberi saran untuk mengikuti jejak teman istri agar menjadi agen asuransi dari perusahaan p..tapi saya tolak mentah-mentah saya cuekin..kok bisa saya setega itu sama istri sendiri sama pacar yang sah weleh...weleh.Tapi aneh nya ketika saya ditawarin hal yang sama oleh orang yang baru saya kenal saya mau.loh lalu apa beda nya usul dari istri di tolak,usul dari orang lain diterima ?apakah cara penyampaian istri yang salah sehingga usul nya tak di terima?, apakah karena istri belum menguasai apa yang dia usul kan/emang saya nya yang keras kepala?.
                 Yang jadi pertanyaan sekarang orang yang baru kita kenal beberapa hari usul nya langsung saya sambut dengan positif.ada apa dengan usul istri saya?saya merasa orang ini kompeten dibidangnya dan sudah ada hasil dari bisnis nya .jadi saya lebih percaya kepada seseorang yang ahli dibidangnya dan dia sudah melakukan apa yang dia usulkan, dan ada hasilnya pula.inti nya Hargailah siapa pun yang memberi usul, saran nasehat, kritik apa pun bentuk nya, siapa pun orang nya ,selama itu baik kenapa harus kita tolak.
Jangan lihat siapa yang bicara tapi isi nya. untuk pacar sekaligus istri tercinta maaf yah klo selama ini sudah banyak mengecewakan umi, padahal sudah di ingatkan berkali-kali, di nasehatin, di kasih kritik ,saran tapi aku banyak gak nerima nya,yah mudah-mudah an Allah swt menghilangkan sifat pelupa, keras kepala dan egois yang bersarang di kepala, agar mudah menerima nasehat,kritik dan saran ,masukan dari orang lain
Dan utama nya dari orang-orang terdekat kita seperti istri kita. Amien ya robal ALAMIN

Tidak ada komentar:

Posting Komentar